Friday, January 16, 2009

Sejarah GSM

Sejarah Komunikasi Mobile

Komunikasi mobile telah lama dikenal manusia. Diawali dari Telegraf yang dikembangkan Morse tahun 1843. Kemudian penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell tahun 1876.

Pada awalnya komunikasi elektronik dikenal melalui kawat/kabel yang mempunyai sirkuit tetap/tidak bergerak. Hal itu disebut dengan fixed network. Operator yang menjalankan hubungan komunikasi ini menggunakan koneksi fisik untuk menyambungkan pelanggan satu ke pelanggan lain. Operator otomatis digunakan pada pertengahan 1920an.



Komunikasi Radio
Komunikasi radio digunakan pada akhir abad ke-19 melalui ”ether” diawali dari J.C Maxwell (1873) yang menemukan teori medan elektromagnetik, Hertz (1887) bereksperimen tentang adanya medan elektromagnetik. A. Popow (1895) membangun penerima berantena untuk laporan cuaca. Marconi (1895) menggunakan transmisi nirkabel menggunakan induktor spark yang menghasilkan gelombang HF (High Frequency).



Tipe Koneksi
Ada dua prinsip dasar untuk koneksi radio
1. Simplex
Koneksi simplex adalah komunikasi satu arah, biasanya terdapat pada siaran radio atau televisi. Koneksi simplex juga dapat digunakan untuk komunikasi dua-arah dengan menggunakan Transceiver (transmitter & receiver) seperti walkie talkie. Dengan cara ini walkie talkie dapat digunakan hanya untuk mengirim atau hanya menerima sinyal saja secara bergantian.
2. Duplex
Koneksi duplex dapat digunakan untuk mengirim dan menerima sinyal secara bersamaan. Contohnya terdapat pada telegrafi radio.


Sistem Single Cell
Servis telepon mobile pertama kali yang menggunakan koneksi duplek dimulai pada tahun 1946 sebagai servis telepon dalam mobil. Masalah yang terdapat pada sistem ini yaitu peralatan yang digunakan sangat besar dan berat, area servis kecil karena hanya menggunakan satu antena transmisi (sistem single cell). Hasilnya adalah Kapasitas terbatas, pasar yang lesu, peralatan yang mahal dan kualitas servis yang rendah.

Dengan berkembangnya teknologi baru semisal semikonduktor, dioda, transistor, IC, mikroprosesor yang menghasilkan switching otomatis, bentuk perangkat yang lebih praktis dan murah, pada tahun 1970an peralatan komunikasi mulai berkembang, namun masih ada satu masalah yaitu Sistem single cell yang mempunyai kapasitas terbatas.


Generasi Pertama (1G)
Generasi pertama menggunakan interface radio analog. Sistem ini digunakan di berbagai negara pada tahun 70an. Di USA menggunakan AMPS (Advanced Mobile Phone Service) dan di jepang NTT-MTS (Nippon Telegraph & Telephone Co.) Di awal 80an NMT (Nordic Mobile Telephone) dikenalkan di Skandinavia, pada 1985 TACS (Total Access Communication System) dikenalkan di Inggris dan system C450 di Jerman.


Generasi Kedua (2G)
Sebuah kemajuan yang signifikan pada komunikasi mobile radio berada saat generasi kedua diperkenalkan pada awal 90an. Transmisi melalui interface radio menggunakan gelombang digital. Sehubungan dengan peningkatan kualitas transmisi, kapasitas dapat diperbesar. Pertumbuhan pelanggan menjadi cepat dan peralatan yang lebih murah dpat diaplikasikan.



Sejarah GSM
Pendirian Standard GSM diawali dari CEPT yang menggunakan frekuensi 900MHz untuk komunikasi mobile di Eropa.
* 1982 : CEPT membentuk tim ahli dengan nama Group Special Mobile (GSM) dengan tujuan menghasilkan standar internasional untuk komunikasi mobile di Eropa.
* 1984-1986 : Perkembangan teknis digunakan untuk optimalisasi range frekuensi yang ditentukan.
* 1986 : sebuah tim inti yang terdiri dari para ahli didirikan.
* 1987 : Prinsip transmisi dasar dipilih sesuai perjanjian 13 negara dalam MoU untuk memulai jaringan GSM sampai tahun 1991.
* 1988 : ETSI (European Telecommunication Standards Institute) didirikan; banyak dari aktivitas standar CEPT termasuk GSM, dimasukkan dalam badan ini. Anggota ETSI terdiri dari operator negara, Industri, swasta dan grup-grup lain.
* 1989 : GSM beralih nama dari Group Special Mobile ke Global System for Mobile Communication.
* 1990 : GSM900 Standard (fase 1) dijalankan. DCS1800 standard (fase 1) dikembangkan sebagai adaptasi GSM pertama. Sistem GSM pertama sedang dalam tes operasi.
* 1992 : Pengenalan komersial pada jaringan GSM900
* 1993 : Update GSM 900/DCS1800: GSM Phase 2.
* 1995 : GSM-R (Railway) : ETSI menyimpan range frekuensi untuk jaringan kereta (railway). GSM fase 2 selesai dikerjakan.
* 1996 : Sukses dari GSM standar, digunakan pada lebih dari 50 negara. PCS1900 (Public Cellular Systems) adalah adaptasi GSM di USA.
* 1997 : GSM fase 2+ Annual Release’96: CAMEL stage 1, GSM 1800/PCS 1900 berubah menjadi GSM 1800/GSM 1900, servis dual band (900&1800).
* 1998 : GSM fase 2+ Annual Release’97: GPRS stage 1,CAMEL,…Jaringan GSM-R pertama didirikan.
* 1999 : GSM fase 2+ Annual Release’98 250 juta pelanggan, 130 negara.
* 2000 : GSM fase 2+ Annual Release’99 identik dengan UMTS release’99, implementasi AMR (Adaptive Multi Rate), GPRS stage 2, EDGE, VHE (Virtual Home Environment).


GSM Fase 1
Standardisasi fase 1 berakhir pada 199- untuk GSM900 dan 1991 untuk GSM1800. Implementasi sistem fase 1 meliputi semua kebutuhan yang penting untuk transmisi digital. Transmisi percakapan mempunyai peningkatan yang paling penting. Transmisi data meningkat dari 0.3 ke 9.6 kbit/s. GSM fase 1 meliputi sedikit servis tambahan seperti call forwarding dan call barring.

GSM Fase 2
Standardisasi fase 2 berakhir pada 1995. Servis tambahan seperti servis pada ISDN (Integrated Services Digital Network) dimasukkan dalam standar. Peningkatan teknis menghasilkan Coding Half Rate.

GSM Fase 2+
Tambahan topik ini adalah servis ASCI (Advanced Speech Call Items), Fitur IN Customized Applications for Mobile network Enhanced Logic (CAMEL) dan Virtual Home Environment (VHE) sangat penting. Terutama fitur untuk rate data yang lebih tinggi HSCSD (High Speed Circuit Switched Data), GPRS (General Packet Radio Service) dan EDG (Enhanced Data rates for the GSM Evolution). GSM Fase 2+ membuka jalan untuk 3G (UMTS)

Generasi Ketiga (3G)
Generasi ketiga merepresentasikan system dengan standar yang kompatibel di seluruh dunia. Tujuan utama untuk menyediakan servis pada pelanggan dengan mobilitas yang lebih ”smooth” . Kebutuhan ini dibicarakan dalam FPLMTS (Future Public Land Mobile Telecommunication Systems). Untuk lebih mudahnya dibentuk FPLMTS diganti dengan istilah IMT-2000, IMT adalah International Mobile Telecommunications 2000.

0 comments: